Aurora yang Terbit dari Tanah Tinggi
Mulanya,
bahasa manusia diinspirasi oleh bebunyian alam. Angin, aliran air, suara tanah
longsor, kicauan burung. Manusia meniru-niru bebunyian alam dan berkomunikasi
menggunakan hasil tiruan itu. Beberapa bunyi memiliki makna yang terlampau luas
untuk diterjemahkan ke dalam kata-kata. Bunyi-bunyi itu pun sangat bergantung
kepada bebunyian lainnya. Kita tidak bisa membahasakan makna yang terlampau
luas. Bebunyian yang tidak ingin dipisahkan dalam makna-makna banal inilah yang
kita kenal dengan sebutan “musik”.

